PENGAWASAN MUTU PUPUK HAYATI

Meningkatnya peredaran pupuk hayati di pasar perlu diawasi dengan ketat karena mutu pupuk hayati yang buruk akan merugikan petani bahkan bila pupuk hayati mengandung mikroba patogen dapat menyebabkan penyakit pada tanaman atau mencemari lingkungan. Faktor penting yang menyebabkan rendahnya kinerja pupuk hayati di lapang antara lain adalah karena populasi mikroba dalam formula bahan pembawa pupuk tersebut sangat rendah dan aktivitas isolat mikroba yang digunakan sebagai bahan aktif dalam pupuk hayati juga rendah.

Formula bahan pembawa mikroba yang baik harus mampu mempertahan viabilitas dan stabilitas metabolisme mikroba selama penyimpanan maupun transportasi dalam suhu ruang. Oleh karena itu produsen atau formulator pupuk hayati perlu memeriksakan mutu produknya untuk mengetahui konsistensi produknya secara berkala . Pemeriksaan mutu ini meliputi aktivitas metabolisme mikroba yang terkait dengan fungsinya dalam pupuk hayati, jenis dan populasi mikroba sebagai bahan aktifnya serta adanya mikroba patogen. Pemeriksaan mutu pupuk hayati selama ini diwajibkan ketika akan mendaftarkan untuk memperoleh izin edar dari pemerintah. Namun, pemeriksaan mutu pupuk hayati yang beredar di pasar masih jarang dilakukan. Oleh karena itu pemerikasaan mutu pupuk hayati perlu dilakukan secara berkala oleh lab independen dan kompeten untuk melindungi kepentingan konsumen. Dengan pengawasan mutu tersebut, produsen diharapkan dapat memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan. Parameter mutu pupuk hayati yang dapat diuji di BPBPI antara lain adalah:
1. Escherichia coli
2. Salmonella dan Shigella
3. Azotobacter sp.
4. Azospirillum sp.
5. Bradyrhizobium
6. Mikroba pelarut fosfat
7. Mikrofungi
8. Mikroba selulolitik dan ligninolitik
9. Actinomycetes sp.
10. Candawan mikorhiza arbuskula (CMA)
11. Bacillus thuringiensis
12. Lactobacillus sp.
13. Bakteri fotosintetik
14. Pupuk hayati dan pupuk organik
15. Uji patogenisitas mikroba in vivo
16. Uji antibiosis
17. Uji antimikroba

 

Untuk informasi lebih lanjut dan permohonan analisis dapat menghubungi:

Komers, BPBPI

Telp: 0251-8327449

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia
Jl. Taman Kencana No.1, Bogor 16128- Indonesia Phone: (0251) 8324048, 8327449 Fax. : (0251) 8328516 Email: admin@iribb.org
Hak cipta © 2019
Media Sosial :